Saturday, April 25, 2009

TDW University - Mengapa yang kaya Semakin Kaya

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus,
dan yang miskin bablas miskin.

Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya
bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).
Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang
menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang
disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian
sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka
bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,
sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang
menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang
lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,
komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang
lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk
kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,
mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan
seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,
beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di
restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Pertanyaannya :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang
menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,
Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook
24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
dan seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-
klik disini : http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=25280



Read more!

Wednesday, April 22, 2009

TDW University - Rencana Menjadi Kaya

Seberapa cepatkah anda menjadi kaya?

Keterangan :

Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan
arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai
membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah
mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar
rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana,
mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya.
Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan
untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan
sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.

Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja
akan sulit sekali untuk menjadi kaya.

Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut
yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang
akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat

atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter,
pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.

Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin.
Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki
“Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka
merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.

“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.

Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan
rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan
rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.

Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:

1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti
yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan
dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau
berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;

2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti
yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan
kita mencapai impian tersebut, Let It Go!

3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama
atau belajar kepada orang tersebut.

4. Gunakan faktor kali atau leverage.

Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.

Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?

Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!

untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan :
eBook 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin dan tiket
seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- ,
silahkan klik disini : http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=25280



Read more!

Sunday, March 15, 2009

TENTANG SEORANG YANG TERBUNUH DI SEKITAR HARI PEMILIHAN UMUM

TENTANG SEORANG YANG TERBUNUH DI SEKITAR HARI PEMILIHAN UMUM
Oleh: Goenawan Mohamad

"Tuhan, berikanlah suara-Mu, kepadaku"

Seperti jadi senyap salak anjing ketika ronda menemukan mayatnya
di tepi pematang. Telungkup. Seperti mencari harum dan hangat padi.
Tapi bau sing itu dan dingin pipinya jadi aneh, di bawah bulan.
Dan kemudian mereka pun berdatangan - senter, suluh dan
kunang-kunang - tapi tak seorang pun mengenalnya. Ia bukan orang sini, hansip itu berkata.

"Berikan suara-Mu"

Di bawah petromaks kelurahan mereka menemukan liang luka yang lebih.
Bayang-bayang bergoyang sibuk dan beranda meninggalkan bisik.
Orang ini tak berkartu. Ia tak bernama. Ia tak berpartai. Ia tak
bertandagambar. Ia tak ada yang menagisi, karena kita tak bisa menangisi. Apa gerangan agamanya ?

"Juru peta yang Agung, dimanakah tanah airku ?"

Lusa kemudian mereka membacanya di koran kota, di halaman
pertama. Ada seorang menangis entah mengapa. Ada seorang
yang tak menangis entah mengapa. Ada seorang anak yang letih
dan membikin topi dari koran pagi itu, yang diterbangkan angin
kemudian. Lihatlah. Di udara berpasang layang-layang, semua
bertopang pada cuaca. Lalu burung-burung sore hinggap di kawat,
sementara bangau-bangau menuju ujung senja, melintasi lapangan
yang gundul dan warna yang panjang, seperti asap yang sirna.

"Tuhan, berikan suara-Mu, kepadaku"

Horison, September 1971, Thn VI.
Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air


Read more!

Saturday, November 15, 2008

mampir ngombe

tidak terasa sudah tiga bulan aku menetap di desa purwosari.
hari ini aku baru pulang dari sokaraja, tempat berprosesku sebelumnya.
siang terik membuatku bersemangat untuk memacu langkah kakiku menuju "rumah"
segelas es teh pun cukup menyegarkan.
mampir sejenak untuk berkunjung ke laman inilah yang menggodaku.
beruntung ada warnet kecil di dekat pasar.
..
walah.. hidup itu menyegarkan! sesegar es teh yang ku minum di warung sebelah.
terima kasih kehidupan..

Berkah Dalem




Read more!

Saturday, October 13, 2007

sekedar bersenandung


..
entah kenapa, suasana lebaran tahun ini justru disertai rintik hujan yang seakan mau bicara lain dari biasanya. malam tadi (kemarin tepatnya) sepanjang jalan menuju baturaden dari kota purwokerto rintik hujan membasahi iring-iringan kendaraan yang lewat. aku jadi teringat waktu mengintip hujan dari balik jendela kamar tamu di masa kecilku. yap, kembali ke rumah! kembali merasakan kehangatan suasana rumah. bersua kembali dengan sanak saudara dan keluarga. sementara hujan membawa kesejukan dan basah yang semakin mencerahkan warna pepohonan.
tahun ini aku cuma bisa menikmati padatnya jalan raya sokaraja. semakin banyak orang yang mudik dengan kendaraan roda dua yang sarat beban. semua bergegas seakan hari akan turun hujan. dan benar saja, malam ini hujan. sementara banyak diantara kawanku yang kembali ke rumah masing-masing, aku tetap berada di kota ini. sepi di tengah keramaian arus mudik di kota kecil ini.

..
I'm broke but I'm happy
I'm poor but I'm kind
I'm short but I'm healthy, yeah

I'm high but I'm grounded
I'm sane but I'm overwhelmed
I'm lost but I'm hopeful baby

..
beruntung aku mendapat tempat baru dan kawan baru yang menerimaku sebagai bagian dari keluarga besar kehidupan. aku cukup bisa sejenak melepaskan kerinduanku pada sosok bapak dan adik-adikku seharian kemarin. tempat baruku, sokaraja, sudah banyak memberiku kesempatan untuk terus berkarya dan berkarya... sejak awal bulan ini sudah cukup banyak yang bisa ku dapatkan dari setiap perjumpaan dan pergumulan dengan keluarga besar stasi sokaraja. jujur, aku merasa beruntung diberi keleluasaan dan tempat tinggal yang nyaman. setiap hari bisa menyiram tanaman dan bangun lebih pagi. mengintip setiap hari aktivitas manusia pagi di jalan raya yang mulai beranjak ramai dengan hiruk pikuk kendaraan antar kota.
..
kembali ke rumah! kembali ke fitrah menjadi manusia biasa...
setelah bergelut dan berpeluh seharian dengan beratnya beban hidup.
setelah seharian dihadapkan dengan harapan dan keinginan.
setelah sebulan lamanya menahan lapar dan haus akan materi dunia.
maafkan segala kekhilafan selama ini..
..
kawan, selamat iedul fitri 1428H
selamat datang kembali ke boemi-manusia!
.
Read more!